Lagu yang diciptakan oleh musisi muda terkenal, yakni Shawn Mendes dengan lagunya yang berjudul Mercy. Lagu ini dirilis pada 18 Agustus 2016, melalui Island Records sebagai single promosi ketiga, dan kemudian dirilis sebagai single kedua pada 18 Oktober 2016 dari album studio keduanya, Illuminate (2016).
Lagu ini semenjak rilisnya sangat populer, hingga para remaja sejak awal rilis hingga saat kini pun masih menobatkan lagu ini menjadi salah satu lagu terenak untuk galau.
Lagu Mercy ciptaan Shawn Mendes menceritakan tentang seseorang insan yang ingin meminta maaf kepada kekasihnya.
You’ve got a hold on me
Don’t even know your power
I stand a hundred feet
But I fall when I’m around ya
(Kamu telah menahan aku
Bahkan tidak tahu kekuatanmu
Aku berdiri seratus kaki
Tapi aku jatuh saat aku di sekitarmu)
Show me an open door
And you go and slam it on me
I can’t take anymore
I’m saying…
(Tunjukkan padaku pintu yang terbuka
Dan kamu pergi dan membantingnya ke aku
Aku tidak tahan lagi
Aku bilang…)
Penggalan lirik yang membawa setiap penyesalan disetiap perlakuan, permohonan agar tidak ditinggal sendirian, namun, disaat yang bersamaan itu pula, ia merasa ciut.
Seakan baginya kamu terlalu besar, dan ketika melihatmu memohon untuk jalan, kamu menutup pintu dengan keras seakaan menolak. Bagian yang cukup sedih pada lirik ini membawa hati para pendengar menjadi luluh.
***
Heart open, testify
Tell me that I’m not crazy
I’m not asking for a lot
Just that you’re honest with me
(Hati terbuka, bersaksi
Katakan padaku bahwa aku tidak gila
Aku tidak meminta banyak
Hanya saja kau jujur padaku)
And my pride, is all I got
I’m saying…
Baby, please have mercy on me
Take it easy on my heart
(Dan harga diri aku, hanya itu yang aku dapatkan
Aku bilang…
Sayang, tolong kasihanilah aku
Tenanglah hatiku)
Harga diri yang diberikan seakan tidak berguna, menggugah hati mencoba percaya bahwa ia tidak gila. Permohonan masih dilontarkan namun masih belum terbalaskan. Pada penggalan lirik ini, para pendengar menjadi merasa iba. merasakan bagaimana tidak berdaya dan tak tertolong juga.
***
Even though you don’t mean to hurt me
You keep tearing me apart
Would you please have mercy on me?
I’m a puppet on your strings
(Meskipun kamu tidak bermaksud menyakitiku
Kamu terus mencabik-cabikku
Maukah kamu berbelas kasihan padaku?
Aku adalah boneka di senarmu)
Tidak berdaya, seakan hidup merupakan sebuah marionette, walau kau tak melakukan apapun padanya namun mutlak ia patuh. Para pendengar merasa mereka berada dibawah genggaman mutlak yang tak bisa terkeluarkan. Para pendengar yang sudah mulai tersakiti hatinya dari setiap lirik yang terdengar mulai merajuk.
***
Oh, please have mercy on me
Take it easy on my heart
Even though you don’t mean to hurt me
You keep tearing me apart
(Oh, tolong kasihanilah aku
Tenanglah hatiku
Meskipun kamu tidak bermaksud menyakitiku
Kamu terus mencabik-cabikku)
Would you please have mercy on me?
I’m a puppet on your string
And even though you got good intentions
I need you to set me free
(Maukah kamu berbelas kasihan padaku?
Aku adalah boneka di talimu
Dan meskipun kamu punya niat baik
Aku ingin kamu membebaskanku)
I’m begging you for mercy, mercy
I’m begging you, begging you, please, baby
I’m begging you for mercy, mercy
Ooh, I’m begging you, I’m begging you
(Aku mohon belas kasihan, belas kasihan
Aku mohon, mohon, tolong, sayang
Aku mohon belas kasihan, belas kasihan
Ooh, aku mohon padamu, aku mohon padamu)
Seakan meminta permohonan maaf yang sangat terdalam, dengan sangat putus asa, dengan segala penyesalan. Penggalan lirik diatas adalah bagian terfavorit pagi para penggalau untuk didengarkan secara berulang-ulang seakaan membandinkan setiap kata dengan setiap keputusan hidup yang diambil.
Komentar
Posting Komentar